google-site-verification: google29dddf1ade3470ee.html 10 Tips Sebelum Membeli Kamera DSLR ~ Cuma Sekedar Tau

Terpikir untuk membeli DSLR baru ? Baiknya pikirkan rencana secara matang. Karena DSLR bukan barang yang murah, apalagi jika sudah terkena sindrom koleksi lensa. Akan menguras habis duit di kantong. Berikut beberapa tips yang mungkin bisa membantu anda untuk membeli DSLR yang anda butuhkan:



1. Liat budget
Awalnya saya dulu juga sempat bingung untuk membeli tipe DSLR yang bagaimana. Apakah yang advanced seperti nikon D300 canon EOS 50D, 7D atau bahkan full frame kamera seperti D700 dan Mark II 5D. Tetapi harga masing-masing DSLR itu bisa mahal, setara dengan sebuah motor. Jadi liat dulu kemampuan kantong anda ? Jangan terlalu bernafsu, bersaing dengan teman-teman sekitar.

2. Kebutuhan
Saya posisikan fotografi bukan pekerjaan utama untuk mencari duit. Ini hanya untuk senang-senang, pengisi waktu di kala luang, dan menunjang hobi jalan-jalan. Akhir nya pilihan DSLR yang mahal di hapuskan. Berfikir untuk membeli DSLR yang lebih murah. Pada waktu itu ada 3 pilihan Nikon D90, Canon EOS 50D, dan Pentax K-7. Posisinya semi pro, tidak terlalu berat, dan bisa berinvestasi pada lensa suatu saat nanti.

3. Coba dulu sebelum beli
Tip berikut nya adalah, jangan pernah membeli sebelum mencoba. Bisa dipastikan anda akan banyak kecewanya jika tidak teliti membeli. Harga DSLR mahal, jadi berhati-hati sebelum mengeluarkan duit. Saya tidak tahu apakah di Indonesia memungkinkan untuk mencoba berbagai tipe DSLR di toko. Pada waktu beli di Jepang dulu, saya sering kali mencoba di toko Yodobashi. Jadi saya tahu DSLR mana yang pas di tangan, ergonomis dan material body DSLR nya oke. Saya pilih D90 dulu karena ukuran pas di tangan, dibanding EOS 50D. Serta harga nya yang lebih murah dari ketiga model tersebut. K-7 apalagi, ada masalah dengan kualitas gambar untuk kondisi low light (malam hari).

4. Baca referensi
Saat ini informasi dapat dengan mudah didapatkan lewat internet. Bacalah banyak referensi, baca pendapat orang yang memiliki DSLR yang hendak di beli di forum-forum. Biasanya pendapat mereka netral. Namun patut di ingat bahwa informasi lewat internet itu hanya 20% yang cukup valid dan bisa anda percaya. 80% sisanya adalah pengalaman pribadi. Pinjam teman jika punya model yang sama dengan yang anda inginkan.

5. Kualitas lensa kits
Belilah DSLR dengan 1 lensa kits. Jangan terlalu ambisi untuk memborong banyak lensa untuk pertama kalinya. DSLR hanya lah alat, teknik fotografi yang penting anda kuasai. Untuk menguasai benar-benar teknik fotografi anda butuh waktu, bisa dalam 3 bulan, 6 bulan, atau bahkan 1 tahun. Selama anda belajar, maksimalkan lensa kits nya, sampai anda benar-benar bisa mendapatkan foto yang menarik. Jika dengan lensa kits saja kualitas foto tidak lebih bagus daripada compact camera (kamera saku), anda telah gagal. Makanya perlu diperhatikan juga kualitas lensa kits dari bawaan DSLR nya.

6. Periksa di flickr
Sering lah memeriksa kualitas foto hasil DSLR yang hendak dibeli di flickr. Flickr adalah media yang sangat luar biasa. Berbagai jenis lensa beserta hasil foto nya bisa diperiksa disana. Jadikan foto-foto mereka sebagai acuan. Seberapa bagus lensa, beserta DSLR nya dapat anda periksa secara langsung di flickr.

7. Kamera DSLR bekas
Jika DSLR baru terlalu mahal, mungkin baik juga untuk memeriksa DSLR bekas. Tujuan memiliki DSLR adalah menjadi fotografer yang lebih baik. Jadi saya tekankan lagi untuk tidak mengandalkan pada DSLR yang dimiliki. Banyak sekali foto-foto yang bagus dihasilkan oleh DSLR yang hanya 6 Mpx seperti nikon D40. Strategi membeli DSLR bekas ada manfaat nya. Pada awal kepemilikan, anda akan sibuk untuk mempelajari teknik fotografinya. Setelah anda cukup ahli dengan teknik DSLR, bisa mendapatkan foto yang bagus, mungkin harga DSLR baru yang anda mau harga nya sudah turun, atau teknologi baru sudah muncul.

8. Koleksi lensa
DSLR mungkin adalah pintu pembuka untuk pembelian-pembelian lensa berikut nya. Sekali anda terjun dan serius menekuninya, akan membuat anda terkena virus akut yang sulit disembuhkan. Jadi sebelum anda memilih satu DSLR periksalah bagaimana ketersediaan lensa nya di pasaran, serta harga nya. Koleksi lensa adalah koleksi seuumur hidup, sementara DSLR hanya sementara, dengan life cycle nya 3-5 tahun. Banyak tipe lensa yang suatu saat anda mungkin perlu, lensa tele zoom, lensa macro, wide angle, fish eyes, portrait, dsb. Jika anda berfikir untuk menjadi seorang pro fotografer, pilih lah DSLR yang didukung oleh banyak lensa di pasaran.

9. Brand image
Tidak bisa dipungkiri bahwa brand dari suatu DSLR cukup penting. Ada pemain seperti Nikon, Canon, Pentax, Olympus, Sony, Panasonic, Sigma dll. Brand image berkaitan dengan banyak hal, mulai dari kualitas DSLR sampai dengan customer service nya. Jika anda tidak beruntung, DSLR yang anda beli mungkin satu yang cacat dari sekian banyak DSLR yang dipasarkan. Pastikan bahwa tempat anda beli, memberikan jaminan untuk penukaran DSLR yang baru, dan perbaikan yang memuaskan.

10. Komunitas DSLR
Fotografer hidup dengan fotografer lainnya. Mereka membentuk satu komunitas hingga menjadi seorang yang sangat loyal pada 1 brand. Ada manfaat nya untuk belajar dan sharing pengalaman. Liatlah bagaiaman komunitas dari pengguna DSLR ditempat sekitar. Ini akan membantu untuk meningkatkan kemampuan fotografi anda.

0 komentar:

Post a Comment

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!